Melatih Etika Sopan Santun - Siswa di SMP Negeri 10 Surabaya
28 Views -

Etika dan sopan santun merupakan nilai dasar yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Di lingkungan sekolah, pembentukan etika dan sikap santun menjadi bagian utama dari pendidikan karakter siswa. SMP Negeri 10 Surabaya sebagai salah satu lembaga pendidikan negeri memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai etika dan sopan santun kepada para siswanya agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik, beradab, dan bertanggung jawab.

Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan kepribadian. Di SMP Negeri 10 Surabaya, pendidikan etika dan sopan santun diterapkan secara terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas sehari-hari di sekolah. Nilai-nilai tersebut diajarkan melalui pembiasaan, keteladanan, dan pengawasan yang berkelanjutan.

Pentingnya Etika dan Sopan Santun bagi Siswa

Etika dan sopan santun membantu siswa memahami cara bersikap yang baik terhadap guru, teman, serta lingkungan sekitar. Siswa yang memiliki etika yang baik akan lebih mudah beradaptasi dalam lingkungan sosial, mampu menghargai perbedaan, dan menjalin hubungan yang harmonis dengan orang lain.

Sikap sopan santun juga mencerminkan kepribadian siswa. Cara berbicara yang santun, sikap menghormati orang yang lebih tua, serta perilaku tertib menunjukkan bahwa siswa memiliki kesadaran moral yang baik. Nilai-nilai ini menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi kehidupan di masa depan, baik di lingkungan pendidikan lanjutan maupun di masyarakat luas.

Peran Sekolah dalam Menanamkan Etika

SMP Negeri 10 Surabaya menerapkan berbagai aturan dan tata tertib yang bertujuan melatih kedisiplinan serta etika siswa. Tata tertib tersebut mencakup cara berpakaian, sikap saat berbicara dengan guru, perilaku di dalam dan luar kelas, serta etika dalam menggunakan fasilitas sekolah.

Selain aturan tertulis, sekolah juga menanamkan etika melalui kegiatan pembiasaan. Contohnya adalah membiasakan siswa untuk memberi salam saat bertemu guru, berbicara dengan bahasa yang sopan, serta menjaga ketertiban selama proses pembelajaran. Pembiasaan ini dilakukan secara konsisten agar menjadi kebiasaan yang melekat dalam diri siswa.

Keteladanan Guru sebagai Kunci Utama

Guru memiliki peran yang sangat besar dalam melatih etika dan sopan santun siswa. Di SMP Negeri 10 Surabaya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan. Sikap guru yang ramah, disiplin, dan santun menjadi contoh nyata yang mudah ditiru oleh siswa.

Melalui keteladanan tersebut, siswa belajar bahwa etika tidak hanya diajarkan melalui teori, tetapi juga melalui tindakan nyata. Guru yang menghargai siswa, bersikap adil, dan berkomunikasi dengan baik akan menumbuhkan rasa hormat dan kepercayaan dari siswa. Hal ini menciptakan lingkungan belajar yang positif dan kondusif.

Pembiasaan Sopan Santun dalam Kegiatan Sehari-hari

Etika dan sopan santun di SMP Negeri 10 Surabaya juga dilatih melalui kegiatan sehari-hari, seperti upacara bendera, kegiatan keagamaan, kerja bakti, dan kegiatan ekstrakurikuler. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajarkan untuk bekerja sama, menghormati pendapat orang lain, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Melalui kerja kelompok dan kegiatan bersama, siswa belajar untuk bersikap sabar, saling menghargai, dan mengendalikan emosi. Pengalaman ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang beretika dan berkepribadian baik.

Peran Lingkungan Sekolah yang Positif

Lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan penuh rasa saling menghormati sangat mendukung pembentukan etika siswa. SMP Negeri 10 Surabaya berupaya menciptakan suasana sekolah yang nyaman agar siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk berperilaku baik.

Dengan adanya pengawasan dan bimbingan dari guru serta tenaga kependidikan, perilaku yang menyimpang dapat diminimalkan. Siswa yang melakukan pelanggaran akan diberikan pembinaan secara edukatif, bukan semata-mata hukuman, sehingga mereka dapat memahami kesalahan dan memperbaiki sikapnya.

Manfaat Jangka Panjang Pendidikan Etika

Melatih etika dan sopan santun sejak SMP memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa. Mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, memiliki empati, dan mampu menjaga sikap dalam berbagai situasi. Etika yang baik juga mendukung prestasi akademik karena siswa lebih fokus, tertib, dan mampu bekerja sama dengan baik.

Nilai-nilai etika yang ditanamkan di sekolah akan terbawa hingga siswa dewasa dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, sekolah turut berkontribusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral.

Kesimpulan

Melatih etika dan sopan santun di SMP Negeri 10 Surabaya merupakan bagian penting dari pendidikan karakter. Melalui aturan sekolah, keteladanan guru, pembiasaan positif, dan lingkungan yang mendukung, siswa dibimbing untuk tumbuh menjadi pribadi yang santun dan beretika. Upaya ini menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik, bertanggung jawab, dan siap menghadapi kehidupan bermasyarakat dengan sikap yang positif.

Tags:

Comments are closed

Latest Comments

No comments to show.